Petunjuk Palang Merah Remaja

Menolong seseorang yang sedang mengalamikecelakaan diperlukan keterampilan khusus. Keterampilan itu dapat dipelajari melalui kursus pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) yang diadakan olek dokter atau perawat di rumah sakit atau petugas Palang Merah Indonesia (PMI). Seperti Palang Merah Remaja (PMR), pendidikan dan latihan dasar merupakan salah satu sarana investasi kemampuan manusia, untuk menghasilkan tenaga terdidik yang mampu melaksanakan, mengantisipasi menghadapi kedaruratan dengan memberikan pertolongan pertama kepada korban.
Penting diketahui, seperti menentukan lokasi denyut nadi, pernafasan, membuat pernafasan buatan, merangsang agar jantung berdenyut lagi, menolong penderita yang syok, tak sadar diri, dan lainnya.

Tindakan yang diberikan sudah barang tentu merupakan pertolongan pertama sebelum korban dibawa ke rumah sakit untuk ditangani oleh ahlinya. Sebagai langkah awal, tuliskanlah nomor telepon gawat darurat atau emergency, kebakaran, maupun polisi, di rumah, kantor ataupun di dalam kendaraan ketika sedang dalam perjalanan. Sehingga jika sewaktu-waktu terjadi sesuatu yang tidak diinginkan bisa segera menghubunginya. Hal yang lebih penting lagi, segera lakukan pertolongan pertama agar jiwa si korban bisa diselamatkan. Berikut petunjuk praktis bagi anggota Palang Merah Remaja:

Pernafasan Buatan dan
Perangsangan Jantung

Pernafasan buatan adalah menghidupkan kembali penderita yang pernafasannya terhenti. Caranya, dengan memberikan pernafasan buatan, penekanan dengan pangkal pergelangan tangan dan perangsangan jantung.
Sebelum melakukan tindakan pertolongan, terlebih dahulu pastikan jantung masih berdenyut atau tidak. Caranya, dengan meraba denyut nadi pada pangkal pergelangan tangan bagian depan atau leher. Begitu pula, coba cek pernafasannya dahulu, dengan meletakkan telapak tangan antara tulang rusuk dan perut. Bila pernafasan masih ada maka akan terasa naik turunnya perut. Selain itu dapat diketahui dengan mendengar bunyi pernafasan yang keluar dari mulut atau hidung penderita.

Pemeriksaan

Pemeriksaan dilakukan sebelum memberikan pernafasan buatan

Bila jantung tidak berdenyut, tidak ada denyutan lagi, maka lakukanlah pernafasan buatan dan perangsangan jantung. Agar lebih terampil, bisa latihan dengan menggunakan boneka karet atau kursus di rumah sakit atau kantor PMI terdekat. Dibedakan antara pernafasan buatan dan perangsangan jantung yang berbeda untuk dewasa dan anak-anak atau bayi.

Setelah dicek pernafasan orang dewasa tidak ada lagi, segera lakukan pernafasan buatan. Caranya, penderita ditidurkan telentang dengan kepala didongakkan. Mulut penderita dikatupkan dan ditutup dengan ibu jari yang ditekan pada bibirnya. Kemudian tempelkan mulut Anda, dan dengan sekuat tenaga hembuskan udara pernafasan melalui lubang hidung penderita. Lakukan sebanyak 5 kali. Bila belum juga berhasil, lakukan terus hingga 15 kali per menit.

Untuk memberikan pernafasan buatan pada anak kecil, usahakan agar mulut Anda mencakup mulut lubang hidungnya. Sehabis dilakukan hembusan udara pernafasan, beri kesempatan mulut penderita membuka sehingga udara pernafasan dari paru-parunya keluar. Lakukanlah hembusan nafas Anda sekitar 30-40 kali per menit, sampai terlihat rongga dada penderita terangkat ke atas. Selanjutnya cepat bawa ke rumah sakit atau dokter terdekat.

Bila jantung tidak berdenyut yang ditandai tidak adanya denyutan nadi lagi, maka lakukanlah pernafasan buatan dan perangsangan jantung. Tekan dengan pangkal pergelangan tangan pada bagian ulu hati. Untuk orang dewasa menggunakan kedua pangkal pergelangan tangan yang ditumpuk, dan anak-anak hanya dengan satu pangkal pergelangan tangan, sedangkan pada bayi dengan jari telunjuk dan tengah. Penekanan pada orang dewasa dan anak-anak dilakukan antara 80 – 100 kali per menit. Setiap 15 kali penekanan masukkan udara pernapasan lewat mulut penderita.

Bila sudah ada nafas dan denyut nadi, kendurkan atau lepaskan pakaian yang melekat di tubuh penderita. Jaga agar tubuhnya hangat misalnya dengan cara diselimuti. Segera bawa ke rumah sakit/dokter terdekat. Namun bila tetap tidak ada nafas dan denyut nadi, terus lakukan pernafasan buatan dan perangsangan jantung. Jangan lupa mengecek denyut nadi dan pernafasan setiap 60-90 kali penekanan, sampai timbul pernafasan dan denyut nadi. Segera bawa ke rumah sakit/dokter terdekat.

Bila ada denyut nadi tapi nafas lemah sekali, masukkan udara nafas setiap 5 kali hitungan, sampai nafas normal. Segera bawa ke rumah sakit/dokter terdekat. Pernafasan buatan dan perangsangan jantung pada bayi berbeda dengan anak-anak maupun pada orang dewasa. Bukalah mulut bayi, keluarkan benda-benda yang ada di mulutnya.  Tempatkanlah tangan Anda di bawah punggung bayi. Hembuskan udara nafas melalui lubang mulut dan hidung bayi. Bila denyut jantung tidak ada lagi, lakukanlah perangsangan jantung dengan jalan menekan secukupnya ke ulu hati dengan menggunakan jari tangan bagian telunjuk dan tengah.

Penekanan dilakukan dengan menghitung satu, dua, tiga dan seterusnya sampai 120, namun tiap lima kali hitungan diselingi dengan memasukkan udara pernafasan ke dalam mulut bayi. Bila tetap tidak ada denyut nadi ulangilah hingga timbul. Bila telah ada denyut nadi dan pernafasan, jagalah agar tubuh bayi dalam keadaan hangat. Cepat bawa ke rumah sakit/dokter terdekat. Untuk melatih diri agar lebih terampil dalam melakukan pertolongan seperti ini, biasanya dapat diperoleh melalui rumah sakit atau kantor PMI (Palang Merah Indonesia) setempat.

Selain penjelasan di atas, ada beberapa hal lain yang seyogyanya diketahui oleh para remaja, atau terutama anggota PMR untuk membantu pasien sebelum mengalami bahaya akibat kecelakaan yang lebih fatal. Buku ini penting dimiliki untuk mengantisipasi segala resiko akibat bahaya kecelakaan.

3 responses to “Petunjuk Palang Merah Remaja

    • saat ini anda tinggal dimana? kalau d gramedia stoknya sudah kosong krn sudah d retur smw, coba anda cari di TB. Karisma/Intermedia/Gospel/Paperplus atau anda bisa juga pesan langsung k kami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s